Senin, 24 Januari 2011

Ahli ITS Juga Percaya Crop Circle Buatan Manusia, Bukan Dampak Elektromagnetik


Misteri crop circle masih belum bisa dijelaskan secara ilmiah. Namun jika diduga akibat gelombang elektromagnetik hal itu dinilai tidak mungkin.

"Kalau akibat gelombang elektromagnetik tidak. Apalagi membentuk lambang tertentu, itu tidak mungkin," ujar Kajur Teknik Elektro ITS Prof M Ashari MA kepada detikcom, Senin (23/1/2011).

Menurut Ashari gelombang elektromagnetik itu memang mempengaruhi lingkungan di sekitarnya. Tapi kalau membentuk sebuah pola atau motif yang rapi, hingga saat ini belum bisa dijelaskan secara ilmiah.

"Penjelasan di beberapa negara itu dilakukan oleh manusia di malam hari. Sulit dibuktikan kalau ilmiah," jelasnya.

Ashari juga tidak percaya hal itu dilakukan oleh makhluk asing atau UFO. Dia juga meyakini hal itu bukan dampak dari faktor alam seperti angin puting belitung.

"Belum percaya (UFO), itu buatan orang. Faktor alam juga tidak mungkin, dugaan saya dibuat oleh manusia dan bukan efek medan elektromagnetik," ungkapnya.

Sebelumnya seorang warga mengatakan terdapat Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di atas lambang misterius 'UFO' di daerah persawahan di Sleman, Yogyakarta. Sejumlah ahli menyebut lambang ini sebagai crop circle yang terbentuk karena pengaruh medan magnet bumi.

Sejumlah ahli di Amerika mempercayai 80 persen dari crop circle direkayasa oleh manusia dan 20 persen kemungkinan tercipta sendiri oleh medan magnet bumi.

Prof Thomas Djamaluddin dari LAPAN juga percaya lingkaran unik di persawahan milik Ngadiran dkk itu adalah karya manusia. Karena itulah LAPAN tidak akan mengirim tim khusus ke sana. (detik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar