Rabu, 27 April 2011

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

Saatnya bercinta malam ini (Foto: Corbis)
LELAH karena serangan ejakulasi yang menghantui kehidupan seksual Anda? Segera perangi gangguan tersebut dengan empat trik ini.

Ejakulasi dini memang banyak melanda orang. Gangguan ini umumnya membuat seseorang jadi kurang percaya diri karena merasa dirinya kurang bisa memuaskan pasangan. Pasalnya, gangguan tersebut membuat dirinya hanya bisa bertahan sebentar di ranjang. Tentu ini sangat mengganggu. Nah, agar kesenjangan waktu dan kenikmatan kembali tergapai, segera lakukan panduan berikut, seperti ditulis Askdanandjennifer.

Dalam berhubungan seksual biasanya pria membutuhkan waktu rata-rata 2 sampai 4 menit dari awal hingga akhir. Bagi sebagian wanita, stimulasi yang kurang dari 10 menit tak memungkinkan dirinya untuk menggapai orgasme. Perbedaan waktu yang cukup terjal ini pada akhirnya menuntut pria untuk mengedepankan kemampuan seksualnya. Secara umum, urusan bertahan lama menjadi topik nomor wahid yang banyak dikeluhkan pria dan wanita yang secara alami memang tidak dikaruniai stamina sensasional. Namun jangan dulu khawatir, ada beberapa strategi khusus yang dapat Anda gunakan untuk menghindari serangan ejakulasi dini tersebut serta memberikan daya tahan maksimal saat di ranjang. Ini dia panduannya.

Memaksimalkan otot panggul

Semua manusia memiliki otot pubococcygeus atau PC. Gunakan otot ini untuk memengaruhi dan meningkatkan stamina Anda. Otot ini terletak di dalam panggul Anda (antara testikel dan anus). Umumnya pria tidak menyadari hal ini, tetapi mungkin Anda dapat menandainya dengan proses alamiah yang diperlihatkan organ intim Anda. Biasanya sebelum ejakulasi terjadi, daerah antara anus dan testis Anda benar-benar berada dalam kontak yang tidak sadar.

Daerah di mana tempat otot panggul Anda berada ini merupakan pusat pengendalian ejakulasi. Untuk mencegah kontraksi, maka otot bagian ini pun harus kuat. Namun jangan dulu khawatir, ada latihan khusus untuk memperkuat otot-otot ini dan menjaganya agar pria bisa memberikan ketahanan lebih saat berhubungan seks. Anda dapat melakukan latihan kegel dengan variasi yang berbeda, yakni dengan melibatkan kontraksi sederhana dan teknik relaksasi.

Perineum convergence

Teknik ini bekerja dengan sangat baik bila Anda sudah mendekati titik ejakulasi. Cukup gunakan jari Anda untuk menerapkan tekanan yang ditargetkan terhadap perineum (tempat yang lembut antara skrotum dan anus). Anda dapat meminta bantuan pasangan untuk memberikan tekanan di titik ini. Pastikan Anda memberikan sinyal yang tepat jika Anda tidak ingin kehilangan momen penting tersebut.

Dasar di balik teknik ini adalah ketika orgasme sudah mendekat, kelenjar prostat (dikenal sebagai G-spot pria) akan melebar dan memberikan kontak berirama sebelum air mani keluar melalui tabung uretra. Berikan tekanan terhadap perineum terhadap aliran tersebut sehingga ejakulasi dapat tertunda sementara waktu.

Atur nafas Anda

Seks bisa menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Saking senangnya, tak jarang pria kerap menahan nafas atau bernafas cepat. Melakukan hal ini akan memaksa tubuh Anda menimbulkan ejakulasi dini. Jadi, sebaiknya atur nafas secara perlahan. Biarkan nafas tertarik pelan, dalam dan teratur. Coba tambahkan sedikit suara nafas Anda untuknya. Beberapa wanita akan terangsang dengan sikap tersebut.

Berikut ini salah satu teknik pernafasan yang dapat meningkatkan stamina. Ketika Anda melakukan hubungan, tarik nafas perlahan dan hitunglah sampai ketukan kelima. Tahan nafas Anda selama hitungan 5 detik dan kemudian buang nafas selama 5 ketukan. Setiap Anda merasa bergairah, ulangi pola pernafasan tersebut. Ini akan menenangkan saraf seksual dan dapat membantu Anda menjadi lebih tahan lama di ranjang.

Pelepasan yang disengaja

Ini adalah metode uji coba yang sudah berlansung lama dan dipelopori oleh tarapis seksual terkenal, yakni Masters dan Johnson. Teknik ini mengharuskan Anda untuk mengganggu hubungan seks pada tahap yang pas untuk memungkinkan sensasi yang dirasakan. Kuncinya adalah berlakulah akrab dengan tubuh serta respons seksual yang dihadirkan tubuh. Karenanya, Anda harus belajar bagaimana mencegah diri terlalu dekat dengan “point of no return” (PNOR) -yang merupakan tahap di mana ejakulasi sulit terhindarkan.

Untuk mencapai titik ini, Anda harus menanamkan konsentrasi pada urusan sensasi dan perasaan yang mengarah pada titik klimaks saat berhubungan seks. Bahkan ketika Anda menarik Mr P, Anda pun harus terus memberikan gairah pada pasangan, misalnya dengan memberikan oral seks padanya dengan menggunakan jari-jari Anda di area sensitifnya. Teknik ini tak hanya membantu Anda menunda orgasme tapi juga meningkatkan volume ejakulasi Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar